kisah lucu anak didikan tahun 90an… anak – anak selalu menyanyikan lagu naik kereta api. hampir setiap hari mereka bernyanyi itu sampai sampai semuanya hafal dan paham betul nyanyian itu lantaran sang guru selalu mengajarinya.
suatu ketika meraka tiba di stasiun rel kereta api, tak pelak lagi.. aji mumpung, dalam lagu teringat dalam pikir mereka. dan mereka pun naik. senang sekali mereka dan menikmatinya.namun dalam pertengahan jalan mereka ditagih oleh seorang kondektur kereta api.

” hayo anak-anak karcisnya mana, keluarin atau belum beli yaah!”, tanya kondektur kereta.

dengan lugunya anak-anak menjawab, ” pak bukannya geratis naik kereta, kata guru kami naik kereta geratis paak!”, jawab anak-anak kepada bapak kondektur.
” lho! ko geratis dek..kenapa, malah gurumu mengajari gak betul?!”, jawab kondektur setengah baya itu setengah meningatkan kepada anak-anak.
” bapak gak inget yah, lagu naik kereta api, ” gini pak kami kasih tahu….
“Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama”, Nah begitu pak.

Bapak kondektur bingung…, kesal.. anak-anak, kalo dimarahin gurunya yang ngajarin..begitu sayangnya kondektur terhadap anak-anak lalu dibiarkan anak-anak naik geratis.
dalam hati kondektur berkta …”yg begini ini yang parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa nanti maunya gratis melulu “.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya.
hehe…

By Me