KURANGI EFEK RADIKAL BEBAS

 

Seperti kita ketahui apabila tubuh diberikan makan yang berlebihan dapat menyebabkan kerja dari sel khususnya mitokondria juga akan berlebih, ibarat sebuah mesin kendaraan yang bekerja pasti menghasilkan zat residu yg kita sebut asap kendaraan, begitu pula mitokondria juga menghasilkan residu yang disebut dengan senyawa radikal bebas, radikal bebas terus dihasilkan oleh tubuh apabila mitokondria terus bekerja mengolah makanan untuk sel, oleh karena itu dengan berpuasa ada jeda istirahat untuk sel khususnya mitokondria untuk meminimalisasi pengeluaran radikal bebas oleh tubuh. Jadi berpuasa sangat membantu proses penyembuhan penderita kanker, bahkan bisa mencegah terjadinya kanker

Sedangkan radikal bebas yang dihasilkan oleh lingkungan seperti asap kendaraan, asap rokok dll, dapat kita minimalisasi dengan menghindarinya dan pemberian antioksidan yang cukup

 

PENGGUNAAN NUTRISI

 

BEBERAPA SENYAWA DALAM MAKANAN POTENSIAL UNTUK MENCEGAH KANKER

Senyawa makanan  

Cara kerja

Sumber

Alil sulfida + Sulvida organik

Mencegah pembentukan karsinogen.

Bawang merah, bawang putih

Asam askorbat (vit C)

Antioksidan, merangsang pembentukan interferon, sintesis kolagen, jeruk, menghambat aktivitas growth factors.

Sayuran, buah-buahan berwarna: jambu dll.

Beta karotena

Antioksidan, menetralkan radikal bebas.

Wortel dan buah berwarna /sayuran.

Flavonoid

Mencegah terikatnya hormon untuk pertumbuhan kanker.

Kedelai, sebagian buah /sayur.

Genistein

Mengalangi pertumbuhan pembuluh darah baru,
mengurangi pembengkakan

Kedelai.

Katecin (catechin)

Antioksidan, sitotoksik bagi sel kanker.

Teh hijau.

Kolagen

Memperbaiki kerusakan kerangka sel normal akibat penyebaran kanker.

Tulang rawan hiu, cakar ayam.

Kurkumin

Mengalangi pertumbuhan pembuluh darah baru.

Kunyit, temulawak, kunir putih.

Likopen (lycophene)

Antioksidan, menetralkan radikal bebas.

Tomat.

Lutein

Antioksidan, menetralkan radikal bebas.

Sayuran berdaun
 hijau, melon

Limonoid

Menginduksi enzim protektif.

Sitrus.

Polifenol

Antioksidan, menetralkan.

Teh hijau.

Resveratrol

Mengalangi pertumbuhan pembuluh darah baru.

Anggur.

Selenium 

Menginduksi enzim untuk detoksifikasi karsinogen.

Biji-bijian, kacang-kacangan.

Sulforafan

Menghilangkan karsinogen.

Brokoli,kembang kol, sawi

Tokoferol

Antioksidan, menetralkan radikal bebas, menghambat aktivitas growth factors.

Minyak nabati, (vitamin E) kacang-kacangan, biji-bijian (gandum)

PENGGUNAAN TANAMAN OBAT

 

TANAMAN YANG DITELITI SEBAGAI
OBAT TRADISIONAL KANKER

Nama tanaman 

Zat aktif dan Khasiat

Cara kerja

Benalu (a.l.Dendrophtoe petandra)

Senyawa flavonoid kuersetin, Inhibitor enzim isomerase yang dihasilkan sel kanker

Menghambat perbanyakan dan penyebarandan keganasankanker.

Mengkudu

(MORINDAE FRUCTUS)

 

Mengandung damacanthal dan proxerinin

merubah fungsi sel abnormal menjadi normal serta menurunkan multiplikasi sel pada level gen. Memenuhi kebutuhan tubuh terhadap xerinine yang meningkat  jika terjadi aktifitas sel pre kanker.

 

Maitake(Grifola frondosa)

Mengandung polisakarida B1-6 glukan

Meningkatkan efektifitas sel glukans dalam sistem pertahanan tubuh terhadap kanker, meningkatkan kepekaan sel kanker terhadap sitostatika dan radiasi.

Tapak dara (Catharanthus roseus)

Mengandung alkaloid vinka (vinkristin, vinblastin

Mengurangi keganasan sel kanker, menghambat penyebaran dan perbanyakan sel
kanker.

Mahkota Dewa

(PHALERIAE FRUCTUS)

 

senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol

Menghambat pertumbuhan sel kanker

Temu putih

(CURCUMA ZEDOARIAE )

curcumol dan curdione

Imunostimulator serta meningkatkan khasiat chemotherapy dan radiotherapy

Kunir putih (Kaempferia rotunda L.)

Imunomodulator, Imunostimulator

Meningkatkan  jumlah limfosit, meningkatkan pembunuh kanker, meningkatkan antibodi spesifik.

Meniran (Phyllanthus niruri L.)

Imunomodulator, Imunostimulator

Meningkatkan jumlah limfosit, toksisitas sel pembunuh kanker, dan antibodi spesifik.

Daun tangguh (Petiveria alliacea

Pembunuh virus dan sel kanker

Menghasilkan interferon yang merupakan antibodi alami terhadap virus dan sel kanker.