Risiko dan efek dari penggunaan BKO tanpa pengawasan dokter adalah :

Sibutramin Hidroklorida dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi), meningkatkan denyut jantung, sulit tidur, kejang, penglihatan kabur, gangguan ginjal. Sedangkan Sildenafil Sitrat dan Tadalifil dapat menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark miokard, nyeri dada, jantung berdebar, dan kematian.

Deksametason dapat mengakibatkan moon face, penimbunan cairan, gula darah meningkat, glaukoma (tekanan bola mata meningkat), gangguan pertumbuhan, tulang keropos, daya tahan terhadap infeksi menurun, kelemahan otot, tukak lambung, gangguan hormon dan lain-lain.

Fenibutason bisa menyebabkan mual, muntah, ruam kulit, penimbunan cairan, perdarahan lambung, perforasi lambung, reaksi hipersensitivitas (Sindrom Steven Johnsons), hepatitis, gagal ginjal, leukopenia, anemia aplastik dan agranulositosis.

Asam Mefenamat dapat menyebabkan diare, ruam kulit, trombositopenia, amenia hemolitik, kejang dan tukak lambung. Metampiron bisa mengakibatkan gangguan saluran cerna seperti mual, perdarahan lambung, tinitus (telinga berdenging), neuropati, gangguan darah, anemia aplastik, agranulositosis, gangguan ginjal, syok, dan kematian. Sed

BKO ( Bahan Kimia Obat )

Catatanku dalam health training Class