Ibnu Abbas, ada 7 indicator yang membuat orang merasa bahagia di dunia  dan semoga kebahagiaan nya itu akan sampai ke akhirat nanti, yaitu:

1. Hati yang selalu bersyukur. Berbahagialah orang2 yang pandai bersyukur dan bersabar. Tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak stress, menerima apa yang telah terjadi pada dirinya, selalu ikhlas dan qona’ah. segala sesuatu sudah digariskan, ada yang jadi pegawai, Guru,  staff , jadi supir, jadi apapun itu, yang paling penting bagaimana kita bisa bersyukur.

2. Al azwaju shalohah, pasangan hidup yang sholehah. Pasti semua dah sepakat lah ya. tapi beruntunglah yang belum, yang masih punya kesempatan memilih.

3. Dikaruniai anak yang baik dan sholeh. anak itu bisa membawa orang tuanya ke surga atau neraka. berbahagialah orang tua yang memiliki anak yang bisa mendoakan orang tuanya ketika sudah tiada. ada pernah Rosul bersabda, apabila seorang meninggal dunia ada 3 amalan yang tidak akan terputus yaitu amal jariyah, anak yang sholeh dan ilmu yang bermanfaat.

4. Albiatu sholihah, lingkungan yang kondusif untuk kebaikan. simple saja, orang yang baik akan selalu mengajak kepada kebaikan, dan teman yang gak baik akan mengajak kedalam keburukan, kemaksiatan kaya maen wanita, judi dan mabuk2an. kita akan lebih tenang dan bahagia ketika kita merindukan teman yang selalu mengingatkan kita untuk berbuat kebaikan.

5. Harta yang halal, halal syaratnya 2, halal dari cara mendapatkannya dan halal cara mengeluarkannya. orang yang punya cinta harta malah ga tenang hatinya. akhir2 ini banyak orang menuhankan harta dan kekayaan, jadi koruptor, menipu merampok mengambil hak2 orang lain. oleh karena itu, berbahagialah orang yang selalu menjaga kehalalan hartanya, karena doanya lebih mudah dikabulkan, menjauhkan dari setan dan membuat hatinya bersih dan tidak tamak.

6. Tafakuh fi dien, bersemangat memahami agama. semangat untuk memahami agama akan menghidupkan hatinya, dan hati yang hidup adalah hati yang penuh dengan cahaya kenikmatan iman, hati yang tenang, hati yang dekat dengan tuhannya. saya akui, saya masih awam dengan ilmu agama. tapi mari kita mulai tuk belajar .

7. Umur yang berkah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kesenangan dunia semata pada masa tuanya nanti dia akan mengenang masa2 mudanya dulu., terkadang dia kecewa dengan ke-tua-annya (post-power syndrome). maka ia pun sibuk berangan2 terhadap kenikmatan dunia yang belum ia rasakan, hatinya pun fokus untuk mencari dan mencari kesenangan duniawi. sedangkan orang yang menghabiskan umurnya untuk akhirat, maka semakin tua ia semakin rindu untuk bertemu dengan tuhannya yang menciptakannya. hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang maha pengasih. diapun tidak takut untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia makin berharap untuk segera bertemu. berbahagialah orang yang umurnya barokah.