Perlu di ingat bahwa :
” Kunci Kepemimpinan yang sukses adalah kemampuan mempengaruhi, bukan kekuasaan “

manajemen artinya mengelola atau mengendalikan dan mengatur.

Manajemen bisa sebagai ilmu, Seni (ketrampilan), dan juga Proses

Ilmu …. bersumber dari pengetahuan yang lahir dari belajar

Sedangkan

Seni …..bersumber dari jiwa yang lahir dari pengalaman, lingkungan dan keyakinan yang bentuknya tidak dapat diuraikan, sehingga seni ini bersifat pribadi, setiap pribadi memiliki seni yang berbeda pula..

manajemen dapat dideskripsikan pula sebagai proses untuk mencapai tujuan melalui orang lain unutk melakukan suatu pekerjaan guna pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Kemajuan suatu organisasi tergantung dari bagaimana seni mengelolahnya, walaupun memiliki sistem yang sama hasil yang dicapai akan berbeda jika dipimpin oleh orang yang berbeda pula.

menurut GR. Terry : ” Secara esensial seorang manajer adalah seorang ilmuan dan seorang seniman “.
artinya bahwa seorang pemimpin memerlukan suatu pengetahuan yang disusun menurut sistem yang memberikan kebenaran-kebenaran pokok yang dapat digunakan dalam mengoprasikan pekerjaannya. pada waktu yang sama seorang pemimpin harus memberikan ilham, membujuk, mengajar, bermulut manis dan memikat orang lain berbobot maupun tidak berbobot untuk memberikan pelayanan yang selaras dan menyumbangkan aktivitas individu dan aktivitas spesifik mereka kearah tujuan tertentu.
jenis aktivitas tersebut tidak dapat dibuat formulirnya atau dinyatakan sebagai suatu statistik dalam suatu daftar realisasi.namun didasarkan atas perasaan, naluri, dan dugaan mengenai aktivitas yang hendak dilakukan.

setelah memahami bacaan diatas dapat lah kita simpulkan, begitu pentingnya memanaj suatu organisasi/perusahaan atau instansi agar dapat mencapai tujuan dan sasaran organisasi/perusaahan atau instansi sesuai harapan yang telah ditetapkan, tapi ingat memanag diri sendiri juga jauh lebih penting. konon orang yang mampu memenaj diri akan mampu memanag orang lain, karena pada hakekatnya ukuran sifat dan karakter orang tak jauh beda dengan ukuran sifat dan karakter diri kita .

bagaimana kita memanaj diri dengan tepat sasaran sehingga tidak ada yang keluar dari kita yang terbuang sia-sia. berawal dari bangun tidur hingga tidur kembali, mulai dari pagi, siang, sore dan malam hari.
ingat “gunakan waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu”.
tata, atur diri dengan sistem yang tepat dengan tidak mengbaikan diri orang lain. jalankan dengan penuh tekad yang istiqomah dan penuh disiplin diri, tidak ada yang tidak mungkin harapan cit-cita dan cinta pasti akan dicapai dengan penuh gemilang..insyaAllah berkah..Amiin.
Memanaj diri mempunyai makna yang begitu luas meliputi :
– memanaj sholat
– memanaj kerja
– memanaj tidur
– memanaj pakaian
– mamanaj berbicara
– memanaj bergerak
– memanaj penglihatan
– memanaj nafas
– Dan memanaj lainnya

berikut contoh memanaj nafas artinya mengatur dan menggerakkan hamba Allah yang namanya nafas dan apa-apa yang berkorelasi dengan nafas, aturlah nafas yang keluar dan masuk dengan dzikir agar keluar dan masuknya tidak sia-sia dan tentu membawa hasil yang baik, dan pengaruh nafas pun amat besar terhadap kejiwaan diri kita. nafas yang tidak teratur umumnya mudah emosi, pemarah dan bahkan akan mudah terserang penyakit.semakin panjang nafas seseorang akan semakin baik nilai kesabaran orang tersebut.
pengaturan Nafas sejak dulu dilakukan oleh orang-orang tarikat dengan iringan suara dzikir atau membaca Alqr’an. satu nafas satu ayat dan atau satu nafas satu arti dan seterusnya. bagi mereka yang melakukan ini sebagai kegiatan rutin, sungguh beruntung, karena dapat didiketahu orang yang senantiasa dzikir atau membaca Alqur’an maka aura yang masuk dan terhirup masuk bersama nafas adalah aura yang bening dan jernih, tentu ini baik dan benar untuk tubuh kita. seorang syeh jawa suka berucap ” onang, aning, anung ”
perlu di ingat nafas adalah sumbunya kehidupan dan lap pernafasan antara sang hamba dengan sang kholik. jadi jika badan kita senantiasa di lap, apa tidak mungkin akan menjadi bersih dan bening.??
apakah segala penyakit bertempat pada yang bersih?? bukan itu saja di alqur’an Allah telah berjanji :

dalam surat Al Baqarahayat 152 ialah sebagai berikut:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan janganlah kamu mengingkari (ni’mat)-Ku”.

Subhanallah . allah akan ingat pula kepada kita. kalau Allah sudah mengingat pasti barokah..semua lini kehidupan bisa berkah…Allahuakbar.

Demikian sekelumit bingkai manajemen pengetahuan dan managemen qolbu.semoga menjadi manfaat buat menata diri kita dikedepan.
dan yakin hakul yakin…..bahwa kita akan dapat meraih kehidupan yang baik penuh berkah di dunia dan di akherat ..Amiin

By Nr.Iman S